Literasi Digital
Penerapan konsep
Penerapan konsep
Secara definitif, e-commerce adalah segala aktivitas penyebaran, penjualan, pembelian, serta pemasaran barang dan jasa yang mengandalkan sistem elektronik seperti internet. Namun, untuk memahaminya secara utuh, kita harus melihatnya sebagai sebuah ekosistem yang ditopang oleh beberapa pilar utama.
- Pilar pertama adalah platform, yang berfungsi sebagai "etalase" atau "toko" digital, bisa berupa marketplace seperti Tokopedia dan Shopee, media sosial seperti Instagram Shop, atau situs web mandiri milik sebuah merek.
- Pilar kedua adalah penjual (merchant), yang menyediakan produk atau jasa.
- Pilar ketiga adalah pembeli (customer), yang menjadi target pasar.
- Pilar Keempat, logistik dan pemenuhan pesanan (fulfillment), yaitu sistem yang memastikan produk sampai dari gudang penjual ke tangan pembeli.
Terakhir, dan yang menjadi jantung dari setiap transaksi, adalah pilar kelima: sistem pembayaran (payment system). Tanpa adanya mekanisme pertukaran nilai yang efisien dan aman, seluruh pilar lainnya tidak akan dapat berfungsi. Dalam praktiknya, interaksi antar pilar ini membentuk berbagai model bisnis. Model yang paling kita kenal adalah Business-to-Consumer (B2C), di mana perusahaan menjual langsung kepada konsumen akhir, seperti saat Anda membeli ponsel dari situs resmi Samsung. Ada pula model Business-to-Business (B2B), yang melibatkan transaksi antarperusahaan, misalnya sebuah kafe memesan pasokan biji kopi dari pemasok melalui platform online. Semakin berkembangnya ekonomi digital memunculkan model Consumer-to-Consumer (C2C), di mana platform seperti OLX atau Facebook Marketplace memfasilitasi transaksi antar individu. Terakhir, ada model Consumer-to-Business (C2B) yang unik, di mana individu menawarkan jasa atau produknya kepada perusahaan, contohnya seorang desainer grafis yang menjual karyanya di platform stok desain global.
forum Diskusi (1)
Andy
1 month agoApa perbedaan utama antara pasar konvensional dan e-commerce?